
(SeaPRwire) – By: Gavin Thorne
[Paragraph 1]
Senator Bernie Sanders baru saja meluncurkan rencana yang membuat para miliarder teknologi gemetar. Usulannya sederhana namun radikal: setiap warga Amerika akan menerima cek $1,000 per tahun dari keuntungan perusahaan AI. Ini bukan retorika kampanye biasa, melainkan serangan langsung terhadap model bisnis yang selama ini hanya menguntungkan segelintir elit.
[Paragraph 2]
Rencana “American AI Sovereign Wealth Fund Act” mewajibkan perusahaan AI dengan omset di atas $200 juta menyerahkan 50% saham kepada pemerintah. Dana hasil investasi ini akan dikelola komisi independen untuk mendistribusikan dividen tahunan. Sanders menegaskan, “AI dibangun dari pengetahuan kolektif miliaran orang. Rakyat Amerika pantas menikmati manfaat finansialnya.”
[Paragraph 3]
Tantangan utama terletak pada realitas industri saat ini. Perusahaan seperti OpenAI dan Anthropic masih merugi, sehingga sumber dana dividen $1,000 per warga menjadi tidak pasti. Sanders bersikeras, “Kami tidak membeli saham, kami mendapatkannya.” Rancangan undang-undang juga memaksa pemisahan unit bisnis non-AI agar kepemilikan publik murni pada teknologi inti.
[Paragraph 4]
Sam Altman dari OpenAI sendiri mengakui prinsip kepemilikan publik, namun menolak kuota 50%. Sanders menggambarkan pertemuan mereka sebagai “diskusi baik” tapi menekankan konflik kepentingan mendasar: “Mereka fokus pada keuntungan maksimal, bukan dampak pada masyarakat.” Tekanan lobi industri teknologi dinilai Senator sebagai “senjata yang diarahkan ke kepala kita.”
[Paragraph 5]
Presiden Trump juga mengusulkan kepemilikan pemerintah, meski detailnya belum jelas. Menteri Perdagangan Howard Lutnick mendukung pendekatan dana kekayaan, sementara Menteri Keuangan Scott lebih condong ke “Trump Accounts”. Sanders belum berkoordinasi dengan Gedung Putih, meski telah membahas rancangan undang-undang dengan rekan senator.
[Paragraph 6]
Realita pahitnya: 67 negara sudah punya dana kekayaan negara, tapi belum ada yang berani mengambil 50% saham industri strategis. Jika Sanders berhasil, ini akan menjadi preseden global yang mengubah peta kekuasaan teknologi abad 21.