Obama Tegaskan Nilai ‘Tanpa Maharaja’ AS Tanpa Menyebut Trump Di Acara Pembukaan Pusat Presidennya

(SeaPRwire) –   By: Gavin Thorne
Acara pembukaan Pusat Presiden Barack Obama di Chicago bukan hanya upacara formal semata. Ia adalah ucapan politik tersirat yang sangat tajam terhadap pemerintahan saat ini. Bahkan Obama tidak menyebut nama Donald Trump secara langsung, tapi pesannya jelas untuk menentang nilai-nilai yang dipertanyakan belakangan ini. Banyak pengamat politik menyaksikan bagaimana mantan presiden itu menekankan kembali dasar-dasar demokrasi AS.

Upacara tersebut berlangsung pada 18 Juni 2026, bersamaan dengan perayaan ulang tahun ke-250 Amerika Serikat. Obama mengutip deklarasi kemerdekaan 1776, berbicara tentang “tidak ada maharaja” di benua ini, dan warga bebas meraih versi kebahagiaan masing-masing. Ia juga menyebut nilai-nilai demokrasi seperti pemeriksaan dan keseimbangan pemerintah, pengadilan bebas, pers bebas, militer dan penegak hukum yang setia pada rakyat dan konstitusi, dan pemindahan kekuasaan damai setelah pemilihan adil.

Donald Trump tidak diundang menghadiri acara tersebut. Michelle Obama berbicara sebelum suaminya, memuji ketabahan dan optimisme suaminya selama menjabat presiden. Ia juga menyindir secara tersirat dengan menyatakan warisan presiden bukan dari penghargaan atau nama di bangunan, tapi perubahan yang dibuat pada hidup orang lain. Michelle juga menyebut penghargaan Nobel Perdamaian yang diraih Obama, sesuatu yang selama ini diincar dan diperjuangkan Trump.

Pusat Presiden Obama ini terletak di South Side Chicago, tempat Obamas tinggal selama bertahun-tahun, dengan lahan seluas 19,3 hektar. Fasilitasnya termasuk museum, pusat komunitas, cabang perpustakaan umum Chicago, ruang rekreasi, dan area terbuka yang dibuka untuk umum sepanjang tahun. Kehadiran artis ternama seperti Bono, Bruce Springsteen, Stevie Wonder, dan John Legend menambah kemeriahan acara tersebut.

Mantan Presiden Joe Biden, Bill Clinton, dan George W. Bush juga hadir di atas panggung bersama keluarga Obama, beserta istri masing-masing. Beberapa tokoh politik internasional seperti Angela Merkel, Justin Trudeau, dan Matteo Renzi juga menghadiri acara tersebut. Obama menekankan bahwa nilai-nilai yang ia sebut bukanlah milik partai politik tertentu, termasuk lawan partainya pada pemilihan 2008 dan 2012, John McCain dan Mitt Romney.

Langkah ini akan memperkuat polarisasi politik AS sebelum pemilihan presiden tahun 2028.

Author bio: Gavin Thorne, wartawan investigasi yang memantau kepentingan khusus dan urusan legislatif di Washington DC.